今晚3d试机号分析汇总

  • <tr id='DQMRTm'><strong id='DQMRTm'></strong><small id='DQMRTm'></small><button id='DQMRTm'></button><li id='DQMRTm'><noscript id='DQMRTm'><big id='DQMRTm'></big><dt id='DQMRTm'></dt></noscript></li></tr><ol id='DQMRTm'><option id='DQMRTm'><table id='DQMRTm'><blockquote id='DQMRTm'><tbody id='DQMRTm'></tbody></blockquote></table></option></ol><u id='DQMRTm'></u><kbd id='DQMRTm'><kbd id='DQMRTm'></kbd></kbd>

    <code id='DQMRTm'><strong id='DQMRTm'></strong></code>

    <fieldset id='DQMRTm'></fieldset>
          <span id='DQMRTm'></span>

              <ins id='DQMRTm'></ins>
              <acronym id='DQMRTm'><em id='DQMRTm'></em><td id='DQMRTm'><div id='DQMRTm'></div></td></acronym><address id='DQMRTm'><big id='DQMRTm'><big id='DQMRTm'></big><legend id='DQMRTm'></legend></big></address>

              <i id='DQMRTm'><div id='DQMRTm'><ins id='DQMRTm'></ins></div></i>
              <i id='DQMRTm'></i>
            1. <dl id='DQMRTm'></dl>
              1. <blockquote id='DQMRTm'><q id='DQMRTm'><noscript id='DQMRTm'></noscript><dt id='DQMRTm'></dt></q></blockquote><noframes id='DQMRTm'><i id='DQMRTm'></i>
                nusabali

                Gubernur Keluarkan Instruksi buat Kuatkan Pencegahan Covid-19

                11 Pasien Positif di Bali Sembuh

                • www.nusabali.com-gubernur-keluarkan-instruksi-buat-kuatkan-pencegahan-covid-19

                DENPASAR, NusaBali
                Pasien positif Covid-19 (virus Corona) di Bali yang berhasil sembuh, terus bertambah. Hingga Kamis (2/4), tercatat ada 11 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

                Namun, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Bali masih terus bertambah. Gubernur Bali Wayan Koster pun keluarkan Instruksi Gubernur untuk penguatan pencegahan dan penanganan Covid-19. Per 2 April 2020 kemarin, ada tambahan 9 PDP di Bali, yang terdiri dari 1 WNA dan 8 WNI. Total kumulatif PDP di Bali pun bertambah menjadi 166 orang dari semula 157 orang sehari sebelumnya. Berita menggembirakan, Kamis kemarin tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 baru di Bali. Jumlah kasus positif tetap 19 pasien, 11 orang di antaranya dinyatakan sembuh.

                Selain itu, ada penambahan 15 pasien yang dinyatakan negatif berdasarkan hasil uji laboratorium yang telah keluar. Secara keseluruhan, total 126 PDP di Bali telah dinyatakan negatif. “Sedangkan tambahan satu pasien positif yang dinyatakan sembuh hari ini (kemarin) adalah WNI asal Bali,” ungkap Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dalam siaran live streaming di akun Youtube Humas Provinsi Bali, Kamis sore.

                Pada hari yang sama, Kamis kemarin, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor: 8551 Tahun 2020 tentang Penguatan Pencegahan dan Penaangan Covid-19 di Bali. Dalam Instruksi Gubernur ini, antara lain, meminta bekerja dari rumah, siswa semua jenjang pendidikan belajar dari rumah, warga beribadah dari rumah, penghentian sementara kegiatan hiburan, dan hentukan kegiatan yang melibatkan atau mengumpulkan banyak orang.

                Otoritas Bandara dan Otoritas Pelabuhan juga diminta meningkatkan pengawasan dan seleksi secara ketat terhadap perlintasan orang sesuai protokol pintu masuk. Sedangkan para Bupati/Walikota se-Bali, diminta melakukan koordinasi dan sinergi dengan aparat keamanan setempat, agar instruksi ini berjalan efektif.

                Dicantumkan pula imbauan kepada warga Bali yang tinggal di luar daerah. Mereka yang tinggal di luar Bali diimbau agar tidak pulang dulu selama masih ada pandemi Covid-19. Mereka diminta bersabar dengan tetap berada di wilayah domisili masing-masing dan secara maksimal mencegah penyebaran Covid-19, demi keselamatan bersama.

                Menurut Dewa Indra, substansi dari Instruksi Gubernur Bali ini lebih tinggi tingkatannya dari upaya yang dilakukan sebelumnya. “Selama ini, upaya yang dilakukan adalah imbauan dan ajakan. Tapi, dengan adanya Instruksi Gubernur ini, tidak lagi mengimbau, namun menginstruksikan,” tegas Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali.

                Karena ini bersifat instruksi, kata Dewa Indra, Gubernur Wayan Koster memohon Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dan Kapolda Bali Irjen Pol Dr Petrus Reinharg Golose untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan instruksi tersebut. Satgas Pananggulangan Covid-19 Provinsi Bali pun berharap masyarakat secara taat, disiplin, dan penuh tanggung jawab melaksanakan Instruksi Gubernur tersebut, disertai dengan menerapkan physical distancing (jaga jarak) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

                “Artinya, jika masayarakat tidak mengikuti dengan baik instruksi ini, maka aparat hukum dan jajarannya, dalam hal ini Polda Bali dan dibantu oleh Kodam IX/Udayana, dapat melakuka tindakan tegas,” papar birokrat asal Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng ini.

                Sementara itu, terkait penguatan logistik di tengah pandemi Covid-19, Pemprov Bali mendapatkan tambahan suplai 7.500 alat pelindung diri (APD), 35.000 masker, dan 8.400 alat rapid test. Menurut Dewa Indra, rapid test yang baru diterima ini sudah langsung digunakan.

                “Dengan demikian, upaya-upaya pencegahan dan juga upaya penanganan Covid-19 yang kita lakukan akan semakin kuat. Namun demikian, kuncinya tetap kembali pada ketaatan masyarakat mengikuti arahan pemerintah,” terang mantan Karo Keuangan Setda Provinsi Bali dan Kepala BPBD Provinsi Bali ini.

                Dewa Indra menegaskan, Pemprov Bali juga memperketat pintu masuk dengan melakukan tindakan rapid test terhadap para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari luar negeri, begitu tiba di Bandara Internasioal Ngurah Rai Tuban, Kecamatan Kuta, Badung. Dari hasil rapid test terhadap ribuan PMI yang baru pulang ke Bali itu, semuanya dalam keadaan sehat.

                Menurut Dewa Indra, dalam kurun hampir dua pekan sejak 22 Maret sampai 2 April 2020, jumlah PMI yang pulang ke Bali mencapai 3.481 orang. Mereka sebagian besar kerja di kapal pesiar. Mereka semuanya telah diberikan Surat Keterangan Sehat dan imbauan untuk karantina secara mandiri di rumahnya masing-masing.

                Namun demikian, kata Dewa Indra, di masyarakat muncul aksi menolak wilayah mereka dijadikan tempat karantina bagi pekerja migran. Dewa Indra mengajak masyarakat untuk kembali mengingat bahwa pekerja migran tersebut adalah warga Bali juga. Mereka adalah orang-orang yang ulet dan pekerja tangguh. “Mereka disebut oleh pemerintah sebagai pahlawan devisa. Mereka juga adalah penopang ekonomi keluarga,” katanya.

                Bahkan, pekerja migran ini adalah orang-orang yang juga mengambil inisiatif untuk menyelamatkan ekonomi masyarakat Bali, dengan bekerja di luar. Karena itu, Satgas Penanggulangan Covid-19 menyesalkan sikap oknum-oknum yang melakukan penolakan terhadap PMI. Namun, Dewa Indra tidak menyalahkan masyarakat, karena kemungkinan pemahaman yang mereka terima tentang penyebaran Covid-19 belum lengkap.

                “Saya mengambil posisi bahwa oknum-oknum tersebut belum mendapatkan pemahaman yang baik, pemahaman yang utuh tentang Covid-19. Harus diingat, pekerja migran bukan penyakit, mereka juga bukan pembawa penyakit. Seharusnya, masyarakat kita memahami ini. Mereka pulang karena situasi yang tidak memungkinkan untuk tetap bekerja di liar negeri,” beber Dewa Indra.

                “Covid-19 tidak menular melalui udara, namun melalui droplet atau percikan ketika batuk, flu, atau berbicara. Dari 3.000 lebih pekerja migran yang pulang ke Bali, semuanya kami rapid test. Hampir semuanya negatif, hanya satu-dua orang yang positif. Jadi, saya tegaskan sesungguhnya tidak perlu takut terhadap pekerja migran,” pinta Dewa Indra. *ind

                loading...

                Komentar