QGhappy人员哪里人

  • <tr id='nhW75F'><strong id='nhW75F'></strong><small id='nhW75F'></small><button id='nhW75F'></button><li id='nhW75F'><noscript id='nhW75F'><big id='nhW75F'></big><dt id='nhW75F'></dt></noscript></li></tr><ol id='nhW75F'><option id='nhW75F'><table id='nhW75F'><blockquote id='nhW75F'><tbody id='nhW75F'></tbody></blockquote></table></option></ol><u id='nhW75F'></u><kbd id='nhW75F'><kbd id='nhW75F'></kbd></kbd>

    <code id='nhW75F'><strong id='nhW75F'></strong></code>

    <fieldset id='nhW75F'></fieldset>
          <span id='nhW75F'></span>

              <ins id='nhW75F'></ins>
              <acronym id='nhW75F'><em id='nhW75F'></em><td id='nhW75F'><div id='nhW75F'></div></td></acronym><address id='nhW75F'><big id='nhW75F'><big id='nhW75F'></big><legend id='nhW75F'></legend></big></address>

              <i id='nhW75F'><div id='nhW75F'><ins id='nhW75F'></ins></div></i>
              <i id='nhW75F'></i>
            1. <dl id='nhW75F'></dl>
              1. <blockquote id='nhW75F'><q id='nhW75F'><noscript id='nhW75F'></noscript><dt id='nhW75F'></dt></q></blockquote><noframes id='nhW75F'><i id='nhW75F'></i>
                nusabali

                Ancaman Sebaran Corona Makin Ngeri

                Jam Buka-Tutup Pasar Hari Ke-2 di Gianyar

                • www.nusabali.com-ancaman-sebaran-corona-makin-ngeri

                Para pembeli tak mau hirau dengan imbauan pemerintah tentang phisycal/social distancing.

                GIANYAR, NusaBali

                Hari ke-2 pemberlakuan jam buka-tutup pasar, Kamis (2/4), tampak konsisi pasar makin krodit. Para pedagang makin khawatir pembatasan buka-tutup pasar makin meningkatkan kengerian terhadap ancaman penyebaran Covid-19. Sebab para pedagang dan pembeli makin berdesakan saat pasar mulai dibuka pukul 07.00 Wita.

                Pantauan di Pasar Umum Sukawati, Gianyar, Kamis (2/4), layaknya lomba lari, begitu tali pembatas pintu pasar dibuka, pengunjung pasar langsung lari menyerbu ke dalam pasar. Sebelumnya para pembeli ini berdesakan karena antri.

                "Saya justru prihatin sekaligus ketakutan dengan pengalaman seperti ini. Karena semua pembeli masuk bersamaan ke dalam pasar. Memang pakai masker, tapi tubuh bersentuhan satu dengan yang lain. Ppercuma juga. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa," sebut sejumlah pedagang maupun pembeli di pasar itu.

                Pantauan di pasar itu, para pedagang masuk ke dalam pasar sembari membawa barang dagangan. Ada yang memakai mobil, keranjang, dan sejenisnya. Belum juga siap menggelar lapak, para pembeli yang memburu kebutuhan pokok langsung mengerumuni pedagang. Para pembeli tak mau hirau dengan imbauan pemerintah tentang phisycal/social distancing (jarak aman) terhadap sebaran wabah Corona. Mereka hanya mementingkan dapat membeli kebutuhan pokok. Karena pembeli dan pedagang tahu pasar ditutup pukul 14.00 Wita.

                Senada dengan di Pasar Sukawati, para pedagang dan pengunjung di Pasar Umum Gianyar, mengusulkan kepada Pemkab Gianyar untuk segera ambil langkah-langkah. ‘’Karena pemberlakuan jam buka pasar ini malah makin memicu warga berdesakan di pasar. Ini kan jadi terbalik dari harapan semula,’’ jelas salah seorang pengunjung.

                Saat dikonfirmasi, Kadis Perindag Gianyar Luh Gede Eka Suary menolak untuk memberikan keterangan. Dia beralasan, keterangan tentang persoalan penanggulangan Covid-19 ada di Sekda Gianyar. Namun Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya sat dihubungi, handphonnya tak aktif.   

                Sebelumnya diberitakan, jam buka tutup pasar ini diatur dalam SE Bupati Gianyar, berlaku Rabu (1/4), diwarnai warga berdesakan berbelanja di Pasar Umum Gianyar. Satgas Covid-19 Gianyar pun mendapat banyak keluhan terkait ramainya pasar ini.

                Kadis Perindag Gianyar Luh Gede Eka Suary sempat  turun langsung ke pasar mengurai kepadatan warga yang berbelanja. Eka Suary mengatakan kondisi itu karena pemberlakuan SE tersebut hari pertama. Pedagang dan pembeli juga baru mengetahui SE tersebut. *nvi,lsa

                loading...

                Komentar